zmedia

Pelatih Timnas U17 Indonesia Pastikan Tak Gunakan Pemain Diaspora, Fokus pada Bakat Lokal

Fokus pada Pemain Lokal, Timnas U17 Indonesia Siap Hadapi Kualifikasi Asia 2027

Pelatih Timnas U17 Indonesia, David Nascimento, menegaskan bahwa skuad Garuda Muda akan lebih memprioritaskan pemain lokal dalam persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Asia U17 2027. Menurutnya, pemain yang bermain di dalam negeri memiliki peran penting dalam pembinaan usia muda, sementara penggunaan pemain diaspora lebih tepat diterapkan di level tim nasional senior.

Kemunculan pemain diaspora dalam skema timnas senior bukanlah hal asing, tetapi bagi Timnas U17, David mengatakan bahwa fokus utama adalah memberikan kesempatan kepada pemain-pemain yang tumbuh dan berkembang di lingkungan sepak bola Indonesia. Ia menilai bahwa pembinaan talenta lokal lebih efektif untuk membangun fondasi kuat sebelum mereka mencapai level yang lebih tinggi.

"Ya, kami sekarang memiliki inti pemain yang sangat bagus. Mungkin satu atau dua pemain bisa kami tambahkan, tapi kami tidak akan mengubah terlalu banyak," ujarnya seusai pertandingan melawan Malaysia. Meski masih membuka peluang menambah satu hingga dua pemain, David memastikan kerangka utama tim tidak akan diubah secara besar-besaran.

Saat ditanya tentang kemungkinan memanggil pemain diaspora, David memberikan jawaban yang tegas. Ia menyatakan bahwa tim pelatih lebih memilih pemain yang berlatih dan bermain di Indonesia. "Kami tahu ada banyak pemain di luar negeri, tapi saya pikir kami perlu memberikan kesempatan kepada anak-anak yang bermain di sini."

Menurutnya, pemain yang berkembang di luar negeri lebih cocok untuk dimasukkan dalam skuad timnas senior, bukan untuk Timnas U17. "Karena untuk tim utama (senior) saya pikir tidak apa-apa (pemain diaspora), tapi untuk tim muda, kami mencari pemain yang berlatih dan bermain di Indonesia," tegasnya.

Kemenangan atas Malaysia Jadi Modal Positif

Kemenangan 3-0 atas Malaysia menjadi modal positif bagi Timnas U17 Indonesia menjelang Kualifikasi Piala Asia U17 2027. Dalam pertandingan tersebut, Garuda Muda tampil dominan dengan gol-gol yang dicetak oleh Haikal Kamil Ramadhan (menit ke-10), Dhamar Try Kusuma (menit ke-20), dan I Dewa Gede Majesta (menit ke-30).

Hasil ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan uji coba pertama yang hanya berakhir imbang 1-1. David mengungkapkan bahwa dua pertandingan melawan Malaysia menjadi referensi penting bagi tim pelatih dalam mengevaluasi perkembangan pemain setelah menjalani pemusatan latihan selama sebulan.

"Sangat senang, sangat senang. Kami bermain melawan tim yang bagus, tim yang beberapa bulan lalu bermain di final melawan Vietnam. Jadi, sekarang kami tahu di mana posisi kami karena sebelumnya kami tidak punya referensi. Kami sudah memainkan dua pertandingan sekarang, jadi kami tahu di mana posisi kami," ujar David.

Persiapan Menuju Kualifikasi Asia 2027

Setelah menyelesaikan rangkaian uji coba melawan Malaysia, Timnas U17 Indonesia akan melanjutkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U17 2027. Setelah ini, para pemain akan mendapat libur selama sepekan sebelum kembali menjalani pemusatan latihan.

Pada Agustus mendatang, Garuda Muda juga akan menghadapi China dalam dua laga uji coba internasional serta berupaya mengikuti beberapa turnamen sebagai bagian dari pematangan tim sebelum tampil pada November nanti. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memperkuat mental dan kesiapan tim sebelum menghadapi kompetisi resmi.

Posting Komentar untuk "Pelatih Timnas U17 Indonesia Pastikan Tak Gunakan Pemain Diaspora, Fokus pada Bakat Lokal"